Minggu 38 : Umurku 36 minggu sekarang. Panjangku 47 cm dan beratku 2,8 sampai 3 kg. Tinggal 2 minggu lagi!

Janin :

Pada saat ini bayi Ibu akan memiliki berat sekitar 2,8-3 kg dengan panjang total 47 cm. Lingkaran kepala dan lingkaran perut bayi Ibu memiliki ukuran yang sama. Verniks kaseosa hampir seluruhnya menghilang dari tubuh bayi Ibu saat ini.

Ibu :

Pengukuran simfisis pubis sampai bagian atas rahim mencapai 36-38 cm saat ini. Karena janin yang sudah cukup bulan, Ibu dapat merasakan pergerakannya lebih sering. Umumnya Ibu hamil pada minggu terakhir tidak akan bertambah besar. Kontraksi palsu akan semakin sering terasa. Dokter juga akan megevaluasi kadar zat besi pada tubuh Ibu. Jangan sampai Ibu mengalami anemia karena defisiensi besi. Ibu dengan anemia akan mengalami gejala mudah lelah dan dikhawatirkan tidak akan kuat saat persalinan nanti.

Tips : Menyusui Bayi (ASI)

ASI atau Air Susu Ibu adalah makanan yang paling alami dengan nutrisi terlengkap bagi bayi. ASI memiliki komposisi yang seimbang dengan protein, karbohidrat, dan lemak, juga dilengkapi dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh bayi dalam 6 bulan pertama kehidupannya.

ASI Ibu baru akan keluar dalam waktu 2-3 hari setelah persalinan. Cairan yang pertama kali keluar adalah cairan yang disebut kolostrum. Kolostrum memiliki antibodi yang bermanfaat untuk membantu tubuh bayi melawan infeksi. Produksi dari ASI akan dipengaruhi oleh hormon prolaktin. Sebelumnya mungkin Ibu akan merasanya nyeri dan keras di payudara, hal ini wajar terjadi. Gunakan bra khusus untuk menyusui guna membuat Ibu lebih nyaman.

Ibu tetap dapat menyusui bayi meskipun Ibu merencanakan untuk kembali bekerja setelah melahirkan. Saat ini sudah tersedia alat pompa ASI sehingga dapat menyimpan ASI untuk bayi di saat Ibu sedang bekerja. Keuntungan dari menyusui sangat banyak, diantaranya adalah :

  • Mengurangi kejadian alergi pada anak
  • Mengurangi risiko diare, infeksi saluran pernapasan, dan infeksi pada telinga anak
  • IQ anak lebih tinggi
  • Mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), kematian bayi usia 2-4 bulan yang tidak diketahui sebabnya
  • Mengurangi risiko kanker payudara dan kanker indung telur pada Ibu
  • Mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang panggul setelah menopause
  • Menurunkan kejadian obesitas paska kehamilan
  • Hormon oksitosin dilepaskan selama menyusui yang menyebabkan peningkatankontraksi rahim, mencegah involusi rahim, dan menurunkan angka kejadian perdarahan setelah melahirkan
  • Menciptakan ikatan antara ibu dengan bayi
  • Mengurangi biaya dibandingkan dengan pemakaian susu formula
  • Menyusui memperlambat ovulasi (keluar dan matangnya sel telur) setelah
    melahirkan sehingga menjadi suatu bentuk KB alamiah

Cara Menyusui yang Benar

Terdapat berbagai posisi untuk menyusui namun posisi yang baik adalah dimana posisi kepala dan badan bayi berada pada garis yang lurus sehingga bayi dapat menyusui dengan nyaman. Selain itu posisi ibu pun harus nyaman. Cara menyusui yang benar adalah :

  1. Cobalah untuk menyangga punggung, bahu, dan leher bayi. Bayi sebaiknya  dapat menggerakkan kepalanya ke depan dan ke belakang dengan mudah
  2. Letakkan bayi dengan posisi hidungnya setara dengan puting sehingga bayi akan melekat sempurna dengan payudara
  3. Tunggu sampai bayi membuka mulut lebar dengan lidah di bawah, ibu dapat membuat bayi dalam posisi ini dengan merangsang bibir bagian atas bayi dengan jari ibu
  4. Bayi anda akan mendekatkan kepalanya ke payudara dengan dahi terlebih dahulu
  5. Bayi akan membuka mulutnya lebar untuk mencakup putting dan lingkaran gelap di sekitar puting, puting ibu sebaiknya berada pada langit-langit mulut bayi
  6. Untuk merangsang bayi melepaskan mulutnya dari puting, dengan lembut letakkan ujung jari ibu pada sudut mulut bayi dan bayi akan secara otomatis membuka mulutnya. Jangan menarik secara paksa karena akan menimbulkan luka pada putting

Beberapa wanita mengalami depresi pada akhir kehamilan. Apabila Ibu merasa hal ini terjadi maka segeralah bicarakan dengan pasangan, keluarga, atau dokter Ibu.

Pada minggu terakhir kehamilan, Ibu dapat melakukan pijatan ringan di perineum (daerah antara vagina dan dubur) yang akan meningkatkan elastisitas perineum dan membantu mengurangi risiko robekan perineum saat proses kelahiran nanti.

*) Referensi : http://www.klikdokter.com/kehamilan_info.php?type=duedate&w=38&tgl=
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s