Tanggal 13 – 16 Desember 2009 yang lalu, aku dapet tugas dinas ke luar kota, yaitu ke Malang, untuk keperluan menghadiri Undangan Pelaksanaan Pilot Project & Implementasi Program baru di kantor APJ Malang. Dalam acara ini, aku berkesempatan untuk hadir bareng Pak Anang (salah satu Deputi Manajer di kantorku) dan mbak Niniek (temen staf dari bidang Keuangan).

Berangkat dr Mataram hari Minggu tanggal 13 Desember 2009, aku lupa membawa kamera sehingga gak sempet ngabadiin perjalananku yang sempet mampir buat ngeliat kondisi Lumpur Lapindo (sekian lama kejadian ini berlangsung baru sekarang aku bisa ngeliat langsung lokasi bencana). Sampe di Malang sore harinya, langsung istirahat di hotel yang terletak di seberang kantor. Kebetulan perjalanan kali ini gak begitu melelahkan. Dan aktivitas esok harinya adalah mengikuti kegiatan selama dua hari di kantor PLN APJ Malang.

Hari Rabunya, aku sempetin buat pulang ke Bojonegoro. Karena Jumatnya kebetulan adalah tanggal merah, so hari Kamis sisanya aku ambil ijin sehari buat pulang. Nah, dalam perjalanan pulang inilah yang betul2 menyita tenagaku. Kebetulan karena ini kehamilan pertamaku di usia trimester pertama, dan perjalanan ditempuh dalam waktu 6 jam dengan kondisi jalan yang luar biasa parahnya. Kalo sebelum masuk Bojonegoro banyak perjalanan berbelok2 yang kami temui (aku pulang naek travel yang seperti biasa, supirnya terkenal punya prinsip yang penting cepet aja). Sedangkan begitu masuk wilayah Kab. Bojonegoro ini yang membuatku akhirnya terkapar di rumah. Karena kondisi tanah yang labil, alhasil jalanan yang dilalui sangat bergelombang. Dan perutku pun ngalamin guncangan yang cukup hebat. Puji Tuhan, aku sampe rumah dengan selamat meski akibatnya badan2ku pegel2 semua.  Hiks…Dan kandunganku  pun gak ngalamin keluhan berarti. U’re great, my baby!

Tapi meskipun gak papa, aku sempet khawatir juga ama kondisi babyku waktu itu. Karena aku aja yang bawa udah langsung terkapar di rumah dan kadang2 terasa nyeri di perut, gmn rasanya di dalam ya? Kemudian aku coba cari2 referensi di inet mengenai dampak guncangan pada kehamilan, dan puji Tuhan lagi, Babyku hebat. Dia sama sekali ngertiin kondisi mamanya. Dia gak mau nyusahin dan bikin sedih mamanya, dia kuat sampe kembali lagi ke Lombok. Dengan istirahat beberapa hari di rumah, hari Minggu aku balik lg ke Lombok dan bisa ketemu suami tercinta deh…. Kakak Lexa pun bisa dielus2 papa lagi di rumah… hehehe….

Berikut ini mungkin referensi dari inet mengenai efek guncangan pada kehamilan dan beberapa tips mengenai hal2 yang gk boleh dilakukan selama kehamilan :

Memakai Sepatu Hak Tinggi
Penggunaan sepatu hak tinggi dapat menyebabkan peregangan otot-otot di daerah pinggang. Ibu hamil akan lebih sering mengeluskan rasa sakit dan pegal di daerah pinggang. Hal ini disebabkan pada saat hamil terjadi perubahan sumbu tubuh, dimana tubuh akan cenderung condong ke depan, sehingga ibu hamil berusaha menegakkan tubuh dengan cara meregangkan otot pinggang dan punggung. Nah, jika ibu hamil menggunakan sepatu dengan hak tinggi, peregangan otot di daerah pinggang dan punggung akan semakin bertambah, karena beban ke depan menjadi double, dari kehamilan itu sendiri dan juga dari sepatu hak tinggi, dan ini mengakibatkan pinggang dan punggung terasa semakin sakit.
Selain itu sepatu dengan hak tinggi dapat mengganggu keseimbangan tubuh, terutama pada saat kehamilan mulai membesar. Hal ini menimbulkan ibu hamil beresiko untuk jatuh. Akibat terjatuh, biasanya kehamilan dan ibu hamil itu sendiri akan mengalami trauma, dan yang lebih buruk akan terjadinya cacat janin atau keguguran.

> Kalo mengenai penggunaan sepatu hak tinggi ini emang aku bukanlah penggemarnya, karena kerjaan yang sering kali mengharuskan kita buat naek turun tangga, trus mbungkuk2 buat ngecek komputer, bikin gak nyaman kalo musti pake high-heels. So far, kayaknya aku udah ngikutin anjuran ini deh. Selaen itu emang kebanyakan sepatu yang aku punya adalah tipikal sepatu ceper yang enteng di kaki. Hehehe….

Menggunakan Obat Anti Nyamuk
Obat anti nyamuk mengandung baham kimia aktif yang termasuk golongan pestisida. Efek samping zat kimia ini antara lain memicu kerusakan saraf. Obat anti nyamuk semprot bahkan mengandung minyak tanah yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal pada janin . Obat anti nyamuk dalam bentuk oles atau lotion mengandung bahan korosif dan dapat diserap kulit sehingga menjadi racun dalam tubuh. Untuk itu, penggunaan obat anti nyamuk baik dalam bentuk semprot, bakar, listrik, maupun oles (lotion) tidak adianjurkan bagi ibu hamil.
Pakailah kelambu di tempat tidur atau kasa nyamuk di setiap ventilasi rumah untuk menghindari gigitan nyamuk. Ibu hamil juga dapat menggunakan kayu putih sebagai obat anti nyamuk.

> Wah, agak was2 juga bacanya. Karena selama ini aku make obat nyamuk listrik buat ngusir nyamuk yang sering ngganggu tidur kita. Tapi sejak pindah ke rumah sendiri, sekarang lubang angin yang ada di rumah udah dipasangin ama kasa, jadinya kalo malem2 tidur n semua pintu dan jendela ditutup rapat sang nyamuk tidak berani mendekat deh! Tapi kalo siang ya kadang2 tetep kita nyalain obat nyamuk elektriknya dengan kondisi pintu dan jendela semua dibuka agar udara bisa bergerak dengan bebas. Dan tentunya bawa senjata andalan — Sapu lidi! hehehe…

Melewati Perjalanan Yang Jelek
Banyak anggapan bahwa seorang ibu hamil tidak boleh mengendarai sepeda motor atau mobil, karena dapat menggangu kesehatan kehamilan. Namun, sebetulnya yang tidak boleh itu adalah mengendarai kendaraan bermotor melewati jalan yang jelek, karena hal ini dapat memberikan guncangan kepada kehamilan itu sendiri. Guncangan yang sering akan memberikan trauma kepada kehamilan. Selain itu guncangan pada saat melewati jalan yang jelek adalah dapat membuat otot punggung, pinggang, perut dan paha ibu hamil meregang sehingga ibu hamil mudah mengalami kelelahan.
Kurangilah kecepatan kalo melewati jalan yang jelek atau lebih baik cari rute lain dengan jalan yang lebih baik. Selain itu, untuk mengendarai mobil, sebaiknya ibu hamil dengan kehamilan 7 bulan ke atas jangan mengendarai mobil, dikhawatirkan perut yang semakin membesar membuat mengendarai steer mobil menjadi terganggu, dan mengendarai
mobil menjadi tidak aman.

> Nah, ini dia pengalaman yang aku temui pas pulang kemaren. Tapi karena bukan mobil dewe or yang nyetir bukan suami dewe, so kita gak bisa semena2 minta supir buat ngikutin irama tubuh kita yang emang paling nyerah kalo musti lewat jalan berbelok2. Mana mobil travel musti ada target waktu dan penumpang laen pula, aku yang akhirnya musti ngalah. Paling2 efek guncangan yang berupa kelelahan kemaren cukup terobati oleh tangan hangat ibu yang mijitin selama tidur di rumah. hehehe… Thx mom, u’r the best gift from God 4 me…

Mengkonsumsi Obat-obatan Tanpa Petunjuk Dokter
Obat yang dikonsumsi ibu hamil dapat masuk ke dalam plasenta dan sirkulasi janin . Beberapa jenis obat bahkan dapat disekresi melalui ASI sehingga kadarnya dalam sirkulasi tubuh bayi hampir sama dengan kadar dalam darah ibu yang dalam beberapa situasi akan membahayakan bayi .
Beberapa jenis obat boleh diminum selama kehamilan ataupun menyusui karena terbukti aman, baik bagi ibu hamil maupun janin. Namun, beberapa jenis obat lain yang berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan ibu hamil dan janin.
Dan kami yakin, tidak semua ibu hamil mengetahui mana obat yang aman dan mana yang tidak. Oleh karena itu setiap jenis obat ataupun jamu yang akan dikonsumsi, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter anda, jangan hanya percaya pada “kata orang”.

> Kalo konsumsi obat2an, semenjak tau aku hamil emang udah gak lagi konsumsi obat2an secara sembarangan. Kayak misalkan lagi flu atau pusing saja yang biasanya minum obat2an biasa yang bisa didapat secara bebas, kali itu aku gak minum sama sekali, paling2 cuman banyakin minum vitamin C ama air putih aja, plus istirahat cukup. Serta pijatan dari suami bisa membantu mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan. hehehe…

Diet Selama Kehamilan
Melakukan diet selama kehamilan akan membahayakan ibu hamil dan janin. Diet selama kehamilan akan menyebabkan kekurangan vitamin , mineral, dan zat-zat lain yang sangat diperlukan selama kehamilan. Lagian untuk apa diet? toh kalo hamil perut akan terus membesar, jadi nggak ada gunanya sama sekali diet selama kehamilan.

> Diet? dari dulu sampe sekarang mentok2nya badanku ya segini2 aja. Puji Tuhan aku juga dapet suami yang gak bawel soal bentuk tubuhku. Bahkan dia yang support aku meski seringkali aku ngerasa udah gak seksi lagi karena badan udah mulai kembung di beberapa bagian. hahaha… Meski aku ngeliatnya udah gak proporsional lagi, tp suami malah bilang aku makin seksi. thx my hubby 4 ur support. Meski badan meledak, toh ini buat anaknya jg to? hehehe… Ntar kelar ngelairin aja baru dibenerin. Sejauh ini bentuk dan berat badanku masih seimbang2 aja kok. Cuman kemakan perasaan aja yang kena syndrom ‘being mother soon’.

*) sumber artikel dari : http://duniabunda.com/Seputar-Ibu/Masa-Kehamilan-2.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s